pulau lemukutan ini
lah pulau terbesar yang ada di antara pulau pulau di dekatnya. pulau ini
terletak di kab.bengkayang. pulau ini memiliki karang laut yang
benar-benar bagus bila di bangdingkan dengan pulau randayan dan pulau
senoah di kepulauan natuna. sekarang ane cerita tentang apa yang ane
liat dan rasakan pulau lemukutan itu.
12 09 2013. 19.00 semua teman-teman yang akan pergi kumpul di rumah ane yaitu eno, wahyu, meteng dan yang terakhir ene gan arif munandar.
kami memang sudah bisa bila ingin berpergian lumayan jahu kami pasti
kumpul untuk membicarakan apa-apa saja yang kami butuhkan saat di pulau
lemukutan. kami tidak ingin ada yang kurang dan ada yang ketinggalan
dalam perjalan kami kali ini segala persiapan kami siapkan tampa
terkecuali.
kami membawa tragia, pacing, lampu, perlengkapan senorkling, tenda, spirtus, matras, dan lain-lainnya.
teman-teman mulai gelisah ingin secepatnya ke pulau lemukutan ini,
tapi ane siap, eno siap mentang juga siap tapi satu ekok teman ane yang
belum siap namanya wahyu, janji palaing lama jam 20.00 kumpul kembali
kerumah setelah mempersiapkan pakainya tapi sampai jam 21.00 tidak aja
juga. ringkas cerita jam 21.45 wahyu datang. eno ada meteng ada usul
bagai mane kalau kita berangkat malam ini aja kan santai oh, ia benar
juga tu jawaban ane. tapi kita kemane ha ini bagai mana kita ke rumah
eno saja usul ane dan ane tanya bagai mana eno boleh gak kita semua
nginap di rumah mu dulu karena kata meteng jalan pada malam hari lebih
asik. bolah juga tu kata eno dan sekarang cuma wahyu apakah wahyu mau
berangkat sekarang dan di tanya si wahyu dia pun mau dan berangkat lah
kami ke rumah eno.
Tiba dirumah eno dengan muka yang lelah kami sengaja si supayah dapat
makan he.,.,he.,,.he.,, dan berisrahat lah sejenak, tk lama ada ane
dengar suara denting piring ha ini mungkin kita di kasi makan sama mama
eno asik,, asik,, sorak dalam hati. tapi yang ada cuma jagung muka
kecewa kembali terpasangkan yang ada cuma jagung dan copy yang telah
dingin. yah tapi tidak apa-apa itu rezeki, saat kami ingin baring untuk
tidur tibah ane mendengar kalau eno ngajak makan ha ini dia yang ane
tunggu perut terisi kembali dan kami pun tidur untuk berangkat pelabuhan
teluk suak.
kami baru bangun liat jam sudah jam 7 pagi wah gawat ini sedangkan ane
telpon tempat penyeberangan jam 09.00 sudah tidak ada kapal. kami pun
bergegas ke pelabuhan teluksuak tapi sebelum itu kami makan lagi
hasik,,,, masih sempat nonton film 5 CM yang naik gunung semeru tu, itu
salah satu film kesukaan ane karena kami berencana ingin ke semeru, dan
kami bekemas secepatnya ke pelabuhan yang bisa menyebarangkan kami ke
lemukutan.
saat
tiba di pelabuhan teluk suak kami menitipkan motor kesalah satu tempat
penitipan motor harga penitipan Rp 10.000 permotor dan untuk
menyeberanya PP Rp 30.000 sampai di atas kapal kami menyempatkan untuk
mendokumentasikan kegiatan kami. sesaat kapal menuggu penumpang
saat
perjalan di atas kapal ini kami bertanya-tanya bagai mane di sana
kepada orang-orang yang juga menumpang kapal yang kami tumpangi ini.
kami banyak tanyak tentang lemukutan karena kami takut ada hal-hal yang
tidak kami inginkan terjadi dan ini pertama kali bagi kami ke lemukutan
ini tidak ada 1 orang pun yang pernah ke sana dari kami berempat ini
maka dari itu kami bernyanyak sama penduduk asli di kepulau lemukutan.
saat kami berbincang kami melihat pulau penata besar, penata kecil,
datok, randayan, kabung, tamajok dan kabung merupakan rencana kami
selajutnya dan kapal yang kami tumpangi sampai ke pulau lemukutan dan
kami pasti photo-photo di gerbang ini photonya:
yokkkk bernyanyi .,.,.,.,.,.,
"senangnya dalam hati kalau kami sampai ke lemukutan betapa serunya yang kami lihat."
#copas lirik ahmad dhani. ha.,,.ha.,,.ha..,
saat itu jam 11.25 kami bingung mau sholat di mana di barat apa di timut sedangkan kami ingin mendirikan tenda di bagian barat jadi unjung cerita kami jalan kaki ke bagian barat pulau lemukutan ini. sampai di sana kami langsung minta izin ke penduduk untuk mendirikan tenda, "di sie di sinun dirikan aja tok tenda dak ade biak yang nak marah tok" jawab pak ahmat
dan kami pun besiap-siap untuk sholat. tapi ha,, ini melayu pasti ada tapinya,,, ada jak lapesnya
nak sholat badan bucuk berkeringat tak jadi lah solahnya hanya menteng yang sholat tapi menteng meninggalkan cameranya kami pun berphoto-photo
setelah meteng selesai sholat kami pun siap untuk mendirikan tenda dan senorkling
setelah selesai photo-photo bersama bendera kami pun langsung ke snorkling dan berphoto di dalam air hu,,, sadap enyan tok.,.,.,
itulah tingkah dan gaya yang kami lakukan saat senorkling buat teman-teman ane yang gak jadi pergi atau pun belum pernah pergi nyusul nya nanti, soalnya panorama bawah lautnya keren banget dah.
saat kami mulai merasa lapar kami pun memberentikan kegiatan senorkilng dan kami siap masak mie instan dan goreng ikan.
ikan di goreng tampa ada bumbu tapi tetap itu merupakan menuandalan kami malam ini, dari kejahuan kami melihat ada warga sekitar datang mengujung kami dan dia bilang kalian pinda aja tempat sini angker mungkin lebih baik bila kalian tidur di ruangan bekas sekolahan sd lebih aman karena kamerin kata die ada yang kemasukan wah,,wah,,,wah,,, medengar kata itu ada perasaan risau dan ada persaan alhamdulilah. kenapa risau yah jelas risau tenda susah bediri, pakai sudah di jemur dan kami merasa pas dengan posisi kami saat ini tapi juga ada parasaan alhamdulilah kenapa bisa yah karena masih ada warga yang perhatian sama kami coba pikir bagai mana bila salah satu di antara kami ada yang kerusrupan ane bukan dukun dan ane pasti ikan teman ane yang lagi ke masukan itu di tiang listrik atau di pohon. perlahan-lahan kami memindahkan barang kami ke tempat yang lebih aman dan kayaknya mau hujan juga. saat kami menindakah barang tiba-tiba lampu hidup oh ane paham ternyata di pulau ini listrik di alirkan sekitar jam 18.00 dan hujan pun turun saat itu tidak ada pilihan lain selain menggunakan sekolah sebagai tempat tidur kami karena tidak mugkin menggunakan tenda karena tendanya tidak anti hujan yang cukup lebat dan masak nasi, goreng ikan dan rebus mie di lanjudkan ke sekolahan itu.
Cukup sedih nasip kami malam itu tapi tetap kami menikmati suasana saat di pulau lemukutan. Sekarang masakan kami siap untuk di hidangkan
"senangnya dalam hati kalau kami sampai ke lemukutan betapa serunya yang kami lihat."
#copas lirik ahmad dhani. ha.,,.ha.,,.ha..,
saat itu jam 11.25 kami bingung mau sholat di mana di barat apa di timut sedangkan kami ingin mendirikan tenda di bagian barat jadi unjung cerita kami jalan kaki ke bagian barat pulau lemukutan ini. sampai di sana kami langsung minta izin ke penduduk untuk mendirikan tenda, "di sie di sinun dirikan aja tok tenda dak ade biak yang nak marah tok" jawab pak ahmat
dan kami pun besiap-siap untuk sholat. tapi ha,, ini melayu pasti ada tapinya,,, ada jak lapesnya
nak sholat badan bucuk berkeringat tak jadi lah solahnya hanya menteng yang sholat tapi menteng meninggalkan cameranya kami pun berphoto-photo
setelah meteng selesai sholat kami pun siap untuk mendirikan tenda dan senorkling
setelah selesai photo-photo bersama bendera kami pun langsung ke snorkling dan berphoto di dalam air hu,,, sadap enyan tok.,.,.,
itulah tingkah dan gaya yang kami lakukan saat senorkling buat teman-teman ane yang gak jadi pergi atau pun belum pernah pergi nyusul nya nanti, soalnya panorama bawah lautnya keren banget dah.
saat kami mulai merasa lapar kami pun memberentikan kegiatan senorkilng dan kami siap masak mie instan dan goreng ikan.
ikan di goreng tampa ada bumbu tapi tetap itu merupakan menuandalan kami malam ini, dari kejahuan kami melihat ada warga sekitar datang mengujung kami dan dia bilang kalian pinda aja tempat sini angker mungkin lebih baik bila kalian tidur di ruangan bekas sekolahan sd lebih aman karena kamerin kata die ada yang kemasukan wah,,wah,,,wah,,, medengar kata itu ada perasaan risau dan ada persaan alhamdulilah. kenapa risau yah jelas risau tenda susah bediri, pakai sudah di jemur dan kami merasa pas dengan posisi kami saat ini tapi juga ada parasaan alhamdulilah kenapa bisa yah karena masih ada warga yang perhatian sama kami coba pikir bagai mana bila salah satu di antara kami ada yang kerusrupan ane bukan dukun dan ane pasti ikan teman ane yang lagi ke masukan itu di tiang listrik atau di pohon. perlahan-lahan kami memindahkan barang kami ke tempat yang lebih aman dan kayaknya mau hujan juga. saat kami menindakah barang tiba-tiba lampu hidup oh ane paham ternyata di pulau ini listrik di alirkan sekitar jam 18.00 dan hujan pun turun saat itu tidak ada pilihan lain selain menggunakan sekolah sebagai tempat tidur kami karena tidak mugkin menggunakan tenda karena tendanya tidak anti hujan yang cukup lebat dan masak nasi, goreng ikan dan rebus mie di lanjudkan ke sekolahan itu.
Cukup sedih nasip kami malam itu tapi tetap kami menikmati suasana saat di pulau lemukutan. Sekarang masakan kami siap untuk di hidangkan
Ketika kami sudah kenyang dan kami ingin baring untuk beristrahat sejenak.
jam 22.00 ane dan eno ingin jalan-jalan malas juga rasanya diam-diam aja jadi ane dan eno jalan-jalan sementara wahyu dan menteng menjaga barang kami. Ane mau jalan kebagian timut lemukutan ini / dermaga pas ane liat ternyata lautnya surut dan banyak ikan terdampar yang ane dan eno videokan
jam 22.00 ane dan eno ingin jalan-jalan malas juga rasanya diam-diam aja jadi ane dan eno jalan-jalan sementara wahyu dan menteng menjaga barang kami. Ane mau jalan kebagian timut lemukutan ini / dermaga pas ane liat ternyata lautnya surut dan banyak ikan terdampar yang ane dan eno videokan
Ane dan eno langsung balik ke barat sekolahan yang telah di siapkan untuk
mahasiwa nginap yang sekarang kami tempati. jadi sekolahan yang kami tempati
ini merupakan tempat umum siapapun boleh nginap di sekolahan yang telah tidak
dipakai lagi. kepala desa setempat telah bersepakat untuk menjadikan sekolahan
itu tempat tidur mahasiswa secara gratis.
Karena sudah malam kami pun tidur
untuk melajudkan kegiatan kami esok paginya.
14 09 2013 08.00 kami bangun bersiap-sip untuk macing ikan karang
tidak satu ikan pun yang kami dapat mucul bagai mana kalau kita macing
sambil senorling kalau macing di sini kita tidak dapat karena kurang dalam
benar juga lama hati ku. Kapun mempersiapkan perlengkapan macing tapi Cuma bertiga
saja meteng tidak ikut karena ngantok katanya yah udah bertigapun jadi.
Al hasil macing sambil senorling mendapatkan 6 ikan wahyu dapt 1 ekok ane
dapat 2 eko dan eno dapat 3 ekok asik cukup lah untuk menu malam nanti. Melihat
tangan mulai keriput kami pun berhenti macing sambil senorkling. Berhunung badan
dingin kami pun langsung mempersiapkan makan langsung makan. Jam 10.00 kami
istrirahat dulu untuk memulikan tenaga kami. Kami berempat pun tidur siang mungkin
jam 13.00 kami keluar dari sekolah itu melihat wanita yang hem,...,he.,.,kayaknya
dari pontianak soalnya pas mau peri di atas kapal kata orang sabtu bakalah
ramai di lemukutan karena banyak yang datang.







